Akuntansi Piutang Pada Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Daroy Kota Banda Aceh

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Salah satu tujuan utama perusahaan besar maupun perusahaan kecil adalah untuk menghasilkan laba semaksimal mungkin. Sasaran tersebut dapat tercapai melalui usaha dan kegiatan tertentu yang dapat menciptakan pendapatan dan efesiensi dałam pengelolaan perusahaan tersebut. Sumber utama pendapatan perusahaan baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil adalah hasil dari penjualan barang dan jasa, sehingga penjualan barang dan jasa merupakan salah satu ukuran untuk menentukan sukses tidaknya suatu perusahaan.

Pada umumnya penjualan barang dan jasa yang dilakukan oleh perusahaan besar maupun perusahaan kecil dilakukan dałam bentuk penjualan tunai dan penjualan kredit. Umumnya pada perusahaan kecil melakukan transaksi penjualan dengan penjualan tunai, sedangkan pada perusahaan yang aktivitasnya besar transaksi penjualan biasanya dilakukan dengan cara penjualan kredi. Begitu juga dengan Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Daroy Kota Banda Aceh yang merupakan perusahaan milik daerah yang bergerak dalam bidang penyediaan air bersih untuk kebutuhan masyarakat didaerah Kota Banda Aceh.

Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Daroy Kota Banda Aceh melakukan penjualan air secara kredit karena penjualan kredit merupakan salah satu cara untuk meningkatkan volume penjualan. Dengan penjualan kredit ini diberikan kepada langganan untuk memanfaatkan pemakaian air pada bulan ini akan dibayar pada bulan berikutnya artinya langganan diberi kelonggaran atau kemudahan dalam pemakaian air yang berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Daroy Kota Banda Aceh. Akibat Penjualan air secara kredit menyebabkan timbulnya suatu tagihan berupa piutang usaha.

Menurut Kusnadi, dkk (2001: 486) “piutang usaha adalah hak untuk memperoleh aktiva baik berupa kas atau lainnya dari pihak lain karena adanya penjualan barang atau jasa yang belum dibayarkan.” Piutang usaha merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk diperhatikan karena berpegaruh terhadap likuiditas dan modal kerja suatu perusahaan sebab piutang usaha masuk dalam kategori harta lancar dan diharapkan akan dapat dicairkan dalam waktu singkat. Karena sifatnya yang dapat dicairkan dalam waktu yang singkat tanpa adanya pencatatan dan pengawasan yang baik, kesalahan dan penyelewengan terhadap piutang tersebut akan mudah terjadi. Oleh karena itu pimpinan atau pihak perusahaan harus dapat menetapkan prosedur akuntansi yang akan digunakan, pemilihan langganan yang layak, penetapan umur piutang, serta penetapan kebijakan tentang persentase penyisihan piutang atas piutang yang tidak tertagih. Sehingga kesalahan dan penyelewengan terhadap piutang serta kerugian akibat piutang yang tak tertagih dapat dihindari. Karena jika piutang tak dapat dicairkan dalam waktu singkat akan mengganggu kelancaran operasi perusahaan secara keseluruhan.

Dari uraian di atas disimpulkan bahwa peranan penjualan kredit sering dominan dalam mencapai laba perusahaan. Dengan demikian piutang yang merupakan akibat dari penjualan kredit inipun sama pentingnya dengan penjualan itu sendiri, karena jika modal kerja menumpuk pada piutang dan tidak dapat dicairkan maka kegiatan perusahaan juga tidak dapat beroperasi atau berjalan dengan lancar.

Untuk mencegah terjadinya penumpukan modal kerja pada piutang tersebut diperlukan suatu sistem akuntansi yang baik dalam pencatatan dan pengelolaan piutang. Pengakuan, penilaian, penyisihan, dan penghapusan piutang merupakan seperangkat sistem akuntansi yang harus dijalankan sesuai dengan prosedur untuk mencapai tujuan tersebut.

Berdasarkan uraian diatas serta pengalaman Kerja Praktek pada Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Daroy Kota Banda Aceh maka penulis mencoba menyusun suatu Laporan Kerja Praktek dengan judul “Akuntansi Piutang Pada Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Daroy Kota Banda Aceh”.

1.2 Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan akuntansi terhadap piutang pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Daroy Kota Banda Aceh.

1.3 Kegunaan Penulisan

Adapun kegunaan penulisan Laporan Kerja Praktek ( LKP ) ini adalah :

a. Untuk menambah wawasan serta pemikiran bagi penulis serta untuk menyusun suatu Laporan Kerja Praktek ( LKP ) yang merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan study pada Program DIII Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala.

b. Untuk memberikan masukan-masukan serta saran yang bermanfaat bagi Perusahaan Daerah Air Minum Kota Banda Aceh.

c. Untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang prosedur akuntansi terhadap piutang pada PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh.

1.4 Ruang Lingkup Penulisan

Untuk lebih terarah penulisan Laporan Kerja Praktek ini, penulisa mencoba untuk menyajikan dalam sebuah runga lingkup yang meliputi:

BAB I Merupakan bab pendahuluan yang membahasa tentang latar belakang masalah, tujuan penulisan, kegunaan penulisan dan ruang lingkup penulisan

BAB II Dalam bab ini penulis akan menguraikan tentang gambaran umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy Kota Banda Aceh yang meliputi sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi dan kegiatan usaha perusahaan.

BAB III Dalam bab ini penulis akan membahas tentang tinjauan umum pituang yang terjadi pada PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh yang meliputi jenis-jenis piutang, prosedur terjadinya piutang, pencatatan piutang, prosedur penerimaan piutang dan penyisihan piutang tak tertagih dan penghapusannya.

BAB IV Bab ini merupakan pembahasan lebih rinci dari bab III. Pembahasan berupa penafsiran tentang prosedur akuntansi piutang yang dipraktekkan di PDAM Tirta Daroy.

BAB V Merupakan bab penutup. Pada bab ini penulis akan menarik kesimpulan dari pembahasan bab III dan bab IV dan bab ini juga memuat saran-saran yang bersifat perbaikan bagi perusahaan.

About these ads

6 Tanggapan

  1. masukan

  2. pa ada yang judulnya pengaruh perputaran piutang terhadap profitabilitas g?kalo ada aku minta ya…makasih sebelum nya

  3. pa,
    ko cuma bab 1?
    bab berikutnya dimana?

  4. pa..
    mw tanya?
    apakah pernah ada kekeliruan dalam pencatatan piutang? jika ada tolong djelaskan mengapa bisa terjadi?

  5. minta bab bab berikutnya donk.. pliss..
    penting nih..

  6. pa..minta versi lengkapnya donk mulai dari bab 1 mpe bab akhir…tolong banget di bantu..mksh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: