Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Pada Materi Himpunan di Kelas VII SMP Negeri 3 Banda Aceh Tahun Ajaran 2006/2007

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Pembelajaran pada hakekatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya, sehingga terjadi perubahan perilaku ke arah lebih baik.  Pembelajaran merupakan aktualisasi kurikulum yang menuntut keaktifan guru dalam menciptakan dan menumbuhkan kegiatan peserta didik sesuai dengan rencana yang telah diprogramkan. Guru harus dapat mengambil keputusan atas dasar penilaian yang tepat ketika peserta didik belum dapat membentuk kompetensi dasar, apakah kegiatan pembelajaran dihentikan, diubah metodenya, atau mengulang dulu pembelajaran yang lalu. Guru harus menguasai prinsip-prinsip pembelajaran, pemilihan dan penggunaan metode mengajar (Mulyasa, 2004:100).

Dalam pembelajaran matematika sering kita temui adanya siswa yang kesulitan dalam menerima materi yang diajarkan. Kesulitan ini dapat disebabkan antara lain faktor internal yaitu : motivasi, intelegensi, minat dan keadaan psikologis siswa. Sering kita temui siswa yang kurang tertarik mengikuti pelajaran matematika bahkan ada pula siswa yang takut dan benci pada pelajaran matematika. Mungkin hal ini merupakan gejala yang disebabkan oleh materi matematika yang dipelajari dan cara penyajiannya kurang sesuai dengan kematangan siswa, sehingga kegiatan belajar-mengajar tidak bermakna dan hasilnya pun kurang memuaskan.

Pemilihan model pembelajaran yang tepat perlu diupayakan guru untuk memudahkan proses terbentuknya pengetahuan pada siswa, namun guru juga harus memperhatikan apakah model pembelajaran yang digunakan itu penerapannya sudah efektif dan koefisien. Salah satu model yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran matematika adalah model pembelajaran kontekstual, yaitu konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan sistuasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. Pembelajaran kontekstual dapat dikatakan sebagai sebuah pendekatan pembelajaran yang mengakui dan menunjukan kondisi alamiah dari pengetahuan melalui hubungan didalam dan diluar ruang kelas, suatu pendekatan pembelajaran kontekstual menjadikan pengalaman lebih relevan dan berarti bagi siswa dalam pembelajaran seumur hidup. Pembelajaran kontekstual menyajikan suatu konsep yang mengaitkan materi pelajaran yang dipelajari siswa dengan konteks dimana materi tersebut digunakan, serta hubungan dengan bagaimana seseorang belajar atau cara siswa belajar. Konteks memberikan arti relevansi dan manfaat penuh terhadap belajar (Sanjaya; 2005: 109).

Banyak dari materi-materi pada bidang studi matematika yang cocok disampaikan melalui model pembelajaran kontekstual misalnya : penjumlahan, pengurangan, dan pembagian yang pernah didapatkan ditingkat sekolah dasar dan perbandingan ditingkat sekolah menengah pertama. Salah satu materi matematika yang dapat diajarkan dengan model pembelajaran kontekstual adalah materi Himpunan di Kelas VII SMP kurikulum 2004.

Himpunan merupakan dasar ilmu matematika yang dipelajari di sekolah sampai ketingkat perguruan tinggi.Himpunan merupakan penunjang penting pada materi ilmu-ilmu tesebut dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Karna pentingnya pokok bahasan himpunan pada matematika, maka diperlukan pemahaman siswa dalam mempelajari pokok bahasan himpunan. Untuk mencapai itu tidak terlepas dari bagaimana cara guru mengajarkannya.

Sebagaimana tercantum dalam analisis materi pelajaran (AMP:1994). Tujuan pokok bahasan himpunan SMP kelas VII yaitu : ” Tujuan pembelajaran supaya siswa dapat menggunakan aturan-aturan himpunan dan membuat diagram venn suatu himpunan juga dapat melakukan operasi irisan dan gabungan serta dapat menggunakan sifat-sifat operasi himpunan”.

Dari uraian diatas ternyata didalam matematika tidak lengkap tanpa uraian mengenai himpunan. Hal ini sejalan dengan yang dikemukakan oleh Assauri dalam bukunya Matematika Ekonomi (1979:1) yaitu:

Di dalam uraian mengenai matematika adalah tidak lengkap apabila tidak disertai uraian mengenai himpunan atau kumpulan (sets). Hal ini karna dalam matematika modern, himpunan atau kumpulan (sets) memegang peranan yang sangat penting. Segala sesuatu yang ada dalam hidup manusia terdiri atas himpunan atau kumpulan (sets).

Beranjak dari uraian diatas peneliti ingin melakukan penelitian tentang model pembelajaran kontekstual pada materi himpunan.  Dalam mengajarkan materi ini kita dapat mengarahkan siswa untuk menemukan sendiri (mengalami sendiri) apa yang akan mereka pelajari dengan terlebih dahulu membentuk mereka dalam sebuah tim yang saling bekerja sama antara satu dengan yang lain. Guru dapat membantu siswa untuk mengaitkan antara materi pelajaran dengan lingkungan sekitar tempat mereka belajar. Untuk mengetahui hasil belajar siswa dapat diukur dengan penjajakan terhadap kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilannya.

Berdasarkan uraian tersebut maka muncul masalah dalam penelitian ini yaitu apakah penerapan model pembelajaran kontekstual pada materi himpunan di kelas VII SMP Negeri 3 Banda Aceh Tahun Pembelajaran 2006/2007 dapat mencapai ketuntasan belajar? Oleh karena itu, peneliti ingin mengkaji tentang ”Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Pada Materi Himpunan di Kelas VII SMP Negeri 3 Banda Aceh Tahun Ajaran 2006/2007”

1.2  Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketuntasan pembelajaran materi himpunan di kelas VII SMP dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual.

1.3  Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian yang penulis lakukan ini antara lain:

  1. Di harapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru bidang studi matematika dalam menggunakan model pembelajaran konstektual pada materi himpunan.
  2. Sebagai bahan perbandingan bagi guru untuk memilih model pembelajaran yang tepat dalam mencapai ketuntasan belajar pada materi himpunan.

1.4  Anggapan Dasar dan Hipotesis Penelitian

Anggapan dasar merupakan titik pangkal dan arah dalam suatu penelitian. Adapun yang menjadi anggapan dasar dalam penelitian ini adalah :

  1. Penggunaan model pembelajaran yang tepat dalam proses belajar mengajar merupakan salah satu faktor yang menunjang keberhasilan belajar siswa.
  2. Model pembelajaran kontekstual dapat diterapkan dalam pembelajaran materi Himpunan di kelas VII SMP.

Adapun yang menjadi hipotesis dalam penelitian ini yaitu :”Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual dalam Pembelajaran Himpunan di Kelas VII SMP Dapat Mencapai Ketuntasan Belajar”.

About these ads

3 Tanggapan

  1. eh boleh ga aku minta yag lengkap sampe akhir..

  2. mas,mintak buat reverensi kontekstual tapi dengan metode GI saya,,,
    klo boleh mitak full ya mas….
    khoridagustin@gmail.com… itu email saya,,, makasih

  3. jika berkenan, saya minta RPP himpunan yang menggunakan model pembelajaran kontekstual ini ya. tq. email: sunarti_wahyono@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: