ISI LAPORAN REALISASI ANGGARAN

Laporan Realisasi Anggaran disajikan sdemikian rupa sehingga menonjolkan berbagai unsur pendapatan. Belanja, transfer, surplus/defisit, dan pembiayaan yang diperluakn untuk penyajian yang wajar. Laporan Realisasi Anggaran dijelasakan lebih lanjut dalam catatan atas laporan keuangan yang memuat hal-hal yang mempengaruhi pelaksanaan Anggaran seperti kebijakan fiskal dan moneter, sebab-sebab terjadinya perbedaan yang material antara lain angka-angka yang dianggap perlu untuk dijelaskan.

Laporan Realisasi Anggaran sekurang-kurang nya mencakup pos-pos sebagai berikut :

  1. Pendapatan
  2. Belanja
  3. Transfer
  4. Surplus atau defisit
  5. Penerimaan pembiayaan
  6. Pengeluaran pembiayaan
  7. Pembiayaan neto; dan
  8. Sisa lebih/ kurang pembiayaan anggaran (SILPA / SIKPA)

Pos, judul dan sub jumlah alinya disjikan dalam Laporan Realisasi Anggaran apabila diwajibkan oleh pernyataan standar Akuntansi Pemerintah ini, atau apabila penyajian tersebut diperlukan untuk menyajikan Laporan Realisasi Anggaran secara wajar.

Klasifikasi ekonomi adalah pengelompokan belanja yang didasar kan pada jenis belanja untuk melaksanakan sesuatu aktivitas. Klasifikasi ekonomi untuk pemerintah pusat yaitu belanja pegawai,belanja barang, belanja  modal,bunga ,subsidi, hibah, bantuan sosial, dan belanja tak terduga.

Belanja operasi adalah pengeluaran anggaran untuk kegiatan sehari-hari pemerintah pusat daerah yang memberi manfaat jangka pendek. Belanja operasi antara lain melipiti belanja pegawai, belanja barang, bunga. Subsidi, hibah, bantuan sosial.

Belanja modal adalah pengeluaran aggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainya yang memberi maanfaat lebih dari satu periode akuntansi. Belanja modal meliputi antara lain nelanja modal untuk perolehan tanah, gedung dan bangunan peralatan dan aset tak berwujud.

Belanja lain-lain/tidak terduga adalah pengeluaran anggaran untuk kegiatan yang sifat nya tidak biasa dan tidak di harapkan berulang seperti penanggulangan bencana alam, bencana sosial, dan pengeluaran tidak terduga lainya yang sangat diperlukan dalam rangka penyelenggaraan kewenangan Pemerintah pusat/ daerah.

Contoh klasifikasi belanja menurut ekonomi (Jenis belanja) adalah sebagai berikut:

Belanja Operasi:

Belanja pegawai                                              xxx

Belanja barang                                                xxx

Bunga                                                  xxx

Subsidi                                                xxx

Hibah                                                  xxx

Bantuan Sosial                                                xxx

Belanja Modal

Belanja aset tetap                                            xxx

Belanja aset lainnya                            xxx

Belanja lain-lain/tak terduga               xxx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: